Skip to main content

CEWEK BUGIL

Efek Kesehatan Jika Anda Tak Pernah Berhubungan Seks

Sebagian besar orang akan mengalami hubungan seks pertamanya, cepat atau lambat. Namun ada banyak orang yang entah karena pilihannya sendiri atau karena memang tak mendapat kesempatan, menjalani sepanjang hidupnya tanpa pernah menikah dan tak pernah berhubungan seks sama sekali. Ini juga lazim terjadi pada sejumlah pemuka agama yang bersumpah selibat seumur hidup. Namun, hubungan seks memiliki dampak pada tubuh, sehingga orang yang tak pernah berhubungan seks mungkin akan mengalami beberapa hal berikut ini.

Yang terjadi pada tubuh orang yang tak pernah berhubungan seks

1. Lebih sering sakit

Menurut dr. Cory B. Honickman, sistem kekebalan tubuh kita akan semakin lemah jika tidak melakukan seks. Jika Anda ingin menghindari demam dan flu, melakukanhubungan seks secara rutin dapat membantu. Para peneliti di Wilkes-Barre University di Pennsylvania menemukan bahwa orang yang melakukan seks sekali atau dua kali seminggu dapat memiliki peningkatan immunoglobulin A (salah satu pertahanan tubuh terhadap virus), sebanyak 30% dibandingkan mereka yang tidak atau jarang melakukan seks.

2. Lebih mudah stres

Seks membantu seseorang untuk mengeluarkan isi hati. Para peneliti Skotlandia menemukan bahwa orang yang berhenti melakukan seks lebih sulit untuk menghadapi situasi stres, seperti berbicara di depan publik, dibandingkan dengan mereka yang melakukan seks setidaknya sekali selama periode dua minggu. Saat berhubungan seks, otak akan mengeluarkan hormon kenikmatan, seperti endorfin dan oksitosin, yang dapat membantu Anda merasa lebih nyaman.

3. Lebih berisiko terkena kanker prostat

Orang-orang yang berhenti melakukan seks mungkin akan kehilangan pelindung prostat. Menurut sebuah penelitian yang dipresentasikan pada American Urological Association, seorang pria yang rutin berhubungan seks dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat sebanyak 20%. Selain itu, ejakulasi sering kali dapat mengeluarkan zat berbahaya dari prostat.

4. Lebih berisiko mengalami disfungsi ereksi

Pria yang jarang berhubungan seks memiliki dua kali lipat kemungkinan terkena disfungsi ereksi, daripada pria yang melakukannya sekali seminggu atau lebih, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Medicine. Peneliti menyatakan bahwa, karena penis adalah otot, maka melakukan hubungan seks dapat membantu melestarikan potensi dengan cara yang sama seperti latihan fisik membantu meningkatkan kekuatan.

5. Cenderung merasa tidak bahagia

Wanita sering merasa lebih tertekan ketika mereka tidak melakukan seks, menurut studi dalam jurnal Archives of Sexual Behaviour. Tapi itu bukan karena kurangnya aktivitas seks yang mereka dapatkan. Peneliti mengatakan bahwa beberapa senyawa yang ditemukan dalam air mani, termasuk melatonin, serotonin, dan oksitosin, memiliki manfaat dalam meningkatkan suasana hati bagi wanita yang melakukan hubungan seks tanpa kondom. Namun, hubungan seksual tanpa kondom sangat tidak dianjurkan, kecuali Anda setia hanya dengan satu pasangan seumur hidup.

6. Terhindar dari kemungkinan infeksi saluran kemih


Hampir 80% dari infeksi saluran kencing terjadi dalam waktu 24 jam setelah hubungan seksual. Saat berhubungan seks, bakteri di vagina dapat terdorong ke dalam uretra, di mana hal itu dapat menyebabkan infeksi. Sehingga, sisi baiknya bagi wanita, jika Anda tidak pernah berhubungan seks, maka risiko Anda mengalami kondisi buang air kecil menyakitkan berkurang.

Comments

Popular posts from this blog

10 Tips Melakukan Seks Cepat Saat Tak Ada Waktu

Pernahkah Anda melakukan seks cepat? Hmm, bagaimana rasanya? Kita semua tahu bahwa seks yang memuaskan adalah yang melibatkan pemanasan, dapat berupa ciuman, pijatan, sentuhan-sentuhan memanjakan, atau permainan tertentu. Namun, saat waktu yang kita miliki terbatas, seks singkat pun menjadi pilihan yang menantang. Terkadang seks cepat juga dilakukan saat salah satu pasangan tidak sabar menunggu. Tapi apakah seks cepat tersebut dapat membuat Anda dan pasangan merasa terkoneksi? Lalu bagaimana cara melakukannya agar sama bermaknanya seperti bercinta biasa. Bagaimana melakukan seks cepat? Berdasarkan survei terapis seks yang berasal dari Kanada dan Amerika, yang dipublikasikan pada The Journal of Sexual Medicine, seks cepat atau quickie  tidak melibatkan pemanasan ( foreplay ), biasanya berlangsung sekitar 3 sampai 13 menit. Mungkin pada novel-novel romantis, adegan seks yang lama terasa sangat sensual, namun seringnya di kehidupan nyata, seks maraton yang berlangsun...

Haruskah Komunikasi Sepanjang Waktu dengan Pacar?

Tidak bisa dipungkiri bahwa komunikasi adalah salah satu aspek terpenting dalam sebuah hubungan. Melalui komunikasi, keterikatan emosional serta keintiman Anda dan pasangan akan selalu terjaga. Namun, seberapa sering Anda harus melakukan komunikasi dalam hubungan pacaran? Apakah komunikasi wajib dilakukan setiap hari? Apakah komunikasi dalam hubungan pacaran harus dilakukan setiap hari? Ketika baru saja memulai hubungan asmara, mungkin Anda atau pasangan selalu memiliki keinginan untuk berbicara, bahkan sekadar  chatting  setiap waktu. Rasanya Anda dan pasangan tidak mau kehilangan momen berharga untuk membicarakan apapun, mulai dari menanyakan kegiatan sehari-hari, hingga topik-topik seru lainnya. Tetapi, mungkin Anda pernah bertanya-tanya apakah komunikasi memang perlu dilakukan setiap hari dalam hubungan pacaran. Anda mungkin khawatir apakah pasangan merasa bosan dan jenuh bila komunikasi dilakukan secara berlebihan. Di sisi lain, Anda juga takut hubungan i...

Berapa Kali Masturbasi yang Dianggap Masih Normal?

Alasan utama mengapa pria suka melakukan masturbasi adalah untuk mendapatkan kesenangan. Setelah melakukan masturbasi, pria akan merasa kepuasan seksualnya terpenuhi. Kenikmatan yang diperolehnya ini membuat pria ingin selalu melakukannya, bahkan mungkin bisa mengakibatkan kecanduan. Beberapa mungkin sampai mengganggu kehidupan sehari-harinya. Agar tidak mengembangkan hal-hal yang buruk, apakah ada batas maksimal berapa kali masturbasi yang masih dianggap wajar? Berapa kali masturbasi yang masih tergolong normal? Pertanyaan tersebut mungkin sering Anda pikirkan di otak Anda. Ya, melalui masturbasi seorang pria dapat terpuaskan akan kebutuhan seksualnya. Namun, jika hal ini dilakukan terus-menerus, tentu dapat mengganggu kehidupan dan hasrat seksual. Apalagi seringnya melakukan masturbasi setelah menikah juga terbukti membuat keintiman dengan pasangan menjadi berkurang. Masturbasi mungkin diperlukan, selain untuk kepuasan seksual, juga untuk mengeluarkan sperma...