Skip to main content

CEWEK BUGIL

Langkah-Langkah Menyikat Gigi Dengan Benar

Sudahkah Anda menyikat gigi dengan benar? Menyikat gigi secara teratur dan benar penting Anda lakukan untuk menjaga kesehatan gigi. Kerusakan gigi, seperti gigi berlubang, masalah pada gusi, dan bau mulut, dapat menghampiri Anda jika Anda tidak rajin menyikat gigi atau jika Anda tidak menyikat gigi dengan benar.

Dengan menyikat gigi, Anda membersihkan gigi dari plak dan sisa makanan yang menempel pada gigi Anda. Nah,untuk dapat membersihkan gigi secara menyeluruh, Anda harus menyikat gigi dengan benar. Bagaimana caranya?

Tahap-tahap menyikat gigi dengan benar

Sebelum Anda menyikat gigi, siapkan terlebih dahulu sikat gigi dan pasta gigi. Pilih pasta gigi yang mengandung fluoride dan juga pilih sikat gigi yang sesuai dengan Anda. Sesuaikan kepala sikat gigi dengan lebar mulut Anda. Kepala sikat dengan ujung yang kecil akan memudahkan Anda menjangkau bagian gigi terdalam Anda. Pilih juga sikat dengan gagang yang nyaman Anda pegang, sehingga Anda dapat menyikat gigi dengan benar dan tidak melukai gusi Anda.

Setelah Anda menyikat lidah, Anda bisa langsung menyikat gigi Anda dengan cara:
  1. Letakkan bulu sikat gigi pada permukaan gigi dekat tepi gusi dengan posisi membentuk sudut 45 derajat. Anda bisa mulai menyikat gigi pada gigi geraham atas atau pada gigi belakang di salah satu sisi mulut Anda. Sikatlah dengan gerakan melingkar dari atas ke bawah selama sekitar 20 detik untuk setiap bagian.
  2. Sikat setiap bagian gigi, mulai dari bagian gigi yang biasa dipakai untuk mengunyah, gigi yang dekat dengan pipi dan lidah. Pastikan semua permukaan gigi sudah disikat, sehingga plak atau sisa makanan yang menempel di gigi bisa hilang.
  3. Untuk membersihkan permukaan dalam gigi depan Anda, Anda harus memegang sikat gigi secara vertikal atau menggunakan ujung kepala sikat gigi Anda dan sikat dengan gerakan melingkar dari tepi gusi sampai atas gigi. Lakukan gerakan ini berulang sebanyak 2-3 kali.
  4. Ubah pola menyikat gigi Anda yang biasa jika diperlukan. Kadang, menyikat gigi dengan cara yang itu-itu saja membuat bagian lain yang tidak biasa dilewati bisa terabaikan.
  5. Jika Anda memulainya dari bagian geraham atas, maka Anda akan menyelesaikan sikatan Anda pada gigi geraham bawah. Anda akan menghabiskan waktu sekitar 2-3 menit untuk menyikat seluruh bagian gigi Anda.
  6. Terakhir, bilas mulut dan sikat gigi Anda dengan air sampai bersih.

Tips tambahan:

Jangan menyikat gigi Anda terlalu keras atau terlalu memberi tekanan pada gigi Anda, ini akan menyakitkan gigi dan gusi Anda. Terlalu keras menyikat gigi sebenarnya tidak membantu membersihkan gigi Anda lebih baik juga. Justru, hal ini dapat menyebabkan permukaan luar gigi (enamel) akan terkikis dan ini adalah asal mula dari gigi sensitif.

Selain itu, menyikat gigi dengan gerakan lurus (bukan melingkar) bukanlah cara yang efektif dalam membersihkan gigi Anda. Menyikat gigi dengan gerakan lurus dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan permanen pada gusi Anda.

Bagaimana mengetahui gigi sudah bersih setelah disikat?

Terkadang, mungkin Anda tidak merasa puas setelah menyikat gigi. Anda merasa gigi Anda belum benar-benar bersih, sehingga Anda akan menyikat gigi Anda lebih lama. Parahnya lagi, saat Anda menyikat gigi Anda terlalu lama dengan gerakan yang keras, hal ini 

menyebabkan luka pada gigi dan gusi Anda. Hal yang pasti tidak ingin Anda alami bukan.
Nah, oleh karena itu, Anda harus mengetahui bagaimana gigi yang bersih setelah disikat. Cara yang paling mudah yang dapat Anda lakukan adalah dengan merasakan gigi Anda. Loh, bagaimana caranya?
 
Caranya mudah sekali. Raba gigi dengan lidah Anda, apakah sudah halus atau belum. Permukaan gigi yang halus artinya gigi Anda sudah bersih. Namun, jika permukaan gigi masih terasa kasar, itu berarti masih ada sisa plak yang menempel pada gigi Anda. Untuk itu, pastikan seluruh permukaan gigi sudah Anda sikat semua, ya.
 

Comments

Popular posts from this blog

10 Tips Melakukan Seks Cepat Saat Tak Ada Waktu

Pernahkah Anda melakukan seks cepat? Hmm, bagaimana rasanya? Kita semua tahu bahwa seks yang memuaskan adalah yang melibatkan pemanasan, dapat berupa ciuman, pijatan, sentuhan-sentuhan memanjakan, atau permainan tertentu. Namun, saat waktu yang kita miliki terbatas, seks singkat pun menjadi pilihan yang menantang. Terkadang seks cepat juga dilakukan saat salah satu pasangan tidak sabar menunggu. Tapi apakah seks cepat tersebut dapat membuat Anda dan pasangan merasa terkoneksi? Lalu bagaimana cara melakukannya agar sama bermaknanya seperti bercinta biasa. Bagaimana melakukan seks cepat? Berdasarkan survei terapis seks yang berasal dari Kanada dan Amerika, yang dipublikasikan pada The Journal of Sexual Medicine, seks cepat atau quickie  tidak melibatkan pemanasan ( foreplay ), biasanya berlangsung sekitar 3 sampai 13 menit. Mungkin pada novel-novel romantis, adegan seks yang lama terasa sangat sensual, namun seringnya di kehidupan nyata, seks maraton yang berlangsun...

Haruskah Komunikasi Sepanjang Waktu dengan Pacar?

Tidak bisa dipungkiri bahwa komunikasi adalah salah satu aspek terpenting dalam sebuah hubungan. Melalui komunikasi, keterikatan emosional serta keintiman Anda dan pasangan akan selalu terjaga. Namun, seberapa sering Anda harus melakukan komunikasi dalam hubungan pacaran? Apakah komunikasi wajib dilakukan setiap hari? Apakah komunikasi dalam hubungan pacaran harus dilakukan setiap hari? Ketika baru saja memulai hubungan asmara, mungkin Anda atau pasangan selalu memiliki keinginan untuk berbicara, bahkan sekadar  chatting  setiap waktu. Rasanya Anda dan pasangan tidak mau kehilangan momen berharga untuk membicarakan apapun, mulai dari menanyakan kegiatan sehari-hari, hingga topik-topik seru lainnya. Tetapi, mungkin Anda pernah bertanya-tanya apakah komunikasi memang perlu dilakukan setiap hari dalam hubungan pacaran. Anda mungkin khawatir apakah pasangan merasa bosan dan jenuh bila komunikasi dilakukan secara berlebihan. Di sisi lain, Anda juga takut hubungan i...

Berapa Kali Masturbasi yang Dianggap Masih Normal?

Alasan utama mengapa pria suka melakukan masturbasi adalah untuk mendapatkan kesenangan. Setelah melakukan masturbasi, pria akan merasa kepuasan seksualnya terpenuhi. Kenikmatan yang diperolehnya ini membuat pria ingin selalu melakukannya, bahkan mungkin bisa mengakibatkan kecanduan. Beberapa mungkin sampai mengganggu kehidupan sehari-harinya. Agar tidak mengembangkan hal-hal yang buruk, apakah ada batas maksimal berapa kali masturbasi yang masih dianggap wajar? Berapa kali masturbasi yang masih tergolong normal? Pertanyaan tersebut mungkin sering Anda pikirkan di otak Anda. Ya, melalui masturbasi seorang pria dapat terpuaskan akan kebutuhan seksualnya. Namun, jika hal ini dilakukan terus-menerus, tentu dapat mengganggu kehidupan dan hasrat seksual. Apalagi seringnya melakukan masturbasi setelah menikah juga terbukti membuat keintiman dengan pasangan menjadi berkurang. Masturbasi mungkin diperlukan, selain untuk kepuasan seksual, juga untuk mengeluarkan sperma...